Azka Anggun Art

Dekorasi – Antara Tradisi, Keindahan dan Kreativitas

Home  >>  Artikel  >>  Dekorasi – Antara Tradisi, Keindahan dan Kreativitas

Dekorasi – Antara Tradisi, Keindahan dan Kreativitas

On April 19, 2012, Posted by , In Artikel, With Comments Off on Dekorasi – Antara Tradisi, Keindahan dan Kreativitas

Gebyok CoklatBarangkali tak banyak dari kita yang menyadari arti  dekorasi dalam sebuah pesta pernikahan. Namun bila kita cermati lebih jauh, akan kita temukan betapa dekorasi memegang peranan penting dalam pesta pernikahan. Bila penata rias bertanggung jawab terhadap kecantikan wajah pengantin, maka dekorator bertanggung jawab terhadap kecantikan wajah sebuah pesta. Bila pengantin tampil cantik dan tampan, namun dekorasi tidak tampil secantik pengantin, tamu yang datang pun akan merasa seperti ada sesuatu yang kurang.

Tentu saja hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema. Pesta pernikahan seperti apa yang ingin Anda langsungkan? Apakah modern, semi modern, modern tradisional, atau tradisional? Bila tema sudah jelas, tentu saja Anda harus menentukan tempat untuk melangsungkan pesta. Setelah itu barulah Anda bisa menghubungi dekorator yang tepat untuk memberikan tampilan terbaik bagi pesta pernikahan Anda.

Berbeda dengan pesta pernikahan modern, dimana dekorator dapat bebas berkreasi sesuai dengan tema yang diinginkan pengantin. Pada pesta pernikahan yang bersifat tradisional, unsur tradisi wajib hadir dalam setiap dekorasi. Untuk itu diperlukan kreativitas lebih dari seorang dekorator untuk menampilkan keindahan tanpa meninggalkan elemen-elemen tradisi yang harus ditampilkan, dalam setiap karyanya.

tempolongSentuhan Jawa yang Unik

Kreativitas dari seorang dekorator yang akan menentukan apakah ia berhasil membawa para tamu yang datang ke dalam suasana yang diinginkan. Pada pernikahan dengan adat Jawa Tengah misalnya, salah satu elemen yang sering digunakan adalah gebyok. Setiap kali menghadiri pernikahan bertema Jawa, hampir dapat dipastikan gebyok hadir sebagai latar belakang pelaminan. Tak hanya gebyok, rumah joglo sebagai rumah khas masyarakat adat Jawa Tengah pun sering diadaptasi menjadi pelaminan. Kehadiran gebyok ataupun rumah joglo seperti menandakan kepada setiap pengunjung, bahwa yang sedang mengadakan hajat adalah orang Jawa. Tentu saja kehadiran unsur budaya lain diperlukan untuk memperkuat atmosfir Jawa yang ingin diciptakan. Kehadiran kain –kain batik, sepasang boneka loro blonyo, atau beberapa ornamen lain khas Jawa biasanya mampu menambah kental suasana Jawa Tengah yang ingin diciptakan. Tak jarang, dengan kepiawaiaan sang dekorator, tamu yang hadir akan terbawa suasana dan merasa sedang berada di salah satu daerah di Jawa Tengah.

Sekarang ini, tak jarang pengantin menginginkan dekorasi yang lebih modern atau lebih unik, tanpa meninggalkan tradisi. Kembali kreativitas seorang dekorator diuji. Ide-ide segar dan menarik sangat dibutuhkan. Salah satunya adalah dengan membawa suasana pedesaan ke dalam gedung resepsi. Di beberapa kesempatan kita sering mendapati sangkar burung, sepeda onthel, becak, bahkan gerobak hadir di tengah ruangan, memberi keunikan tersendiri. Tak jarang kreativitas dekorator mengundang decak kagum. Mereka mampu menghadirkan jembatan, kolam yang dilengkapi gemericik air, serta batu-batuan sebagai aksen, untuk menampilkan kesan natural.

Teks : Setia Bekti

Gebyok Kerobong Madura By Azka Anggun Art

Comments are closed.